Sarapan, Makan Siang dan Makan Malam

Hari Minggu pekan kemarin, pagi-pagi saya sudah mendapat tugas penting: membeli sarapan. Anak saya memesan bubur dan batagor Bandung, sedangkan istri saya minta lontong Medan. Wah jauh-jauh bener asal makanannya. Tapi saya OK kan saja karena semua makanan tersebut ada yang jual di sekitaran komplek, tidak perlu beli jauh jauh beli ke kota asalnya.
Saya tinggal di salah satu sudut kota Pekanbaru, bukan di pusat kota namun merupakan daerah pemukiman penduduk. Yang pasti, dekat dengan kantor tempat saya bekerja. Karena banyaknya komplek perumahan, beberapa ruas jalan menjadi sangat ramai dan dipenuhi dengan toko-toko yang menyediakan segala macam kebutuhan. Di sekitaran komplek saya, keramaian berpusat di empat ruas jalan yang berujung di simpang Lobak. Nama masin-masing jalannya adalah Delima, Lobak, Melati Indah dan Srikandi.
Pekanbaru adalah kota yang majemuk, termasuk dalam urusan kuliner. Di daerah sekitar komplek saya saja, kuliner yang ditawarkan cukup beraneka ragam. Uniknya beberapa jenis makanan hanya tersedia di waktu-waktu tertentu saja. Beberapa makanan hanya tersedia pada saat sarapan saja, beberapa buka mulai siang hari dan ada juga sebagian yang mulai buka sore hari.
Kita mulai dari sarapan ya. Untuk sarapan, di sekitaran simpang Lobak akan sangat mudah menemukan ketupat gulai paku, lontong medan, lotek, bubur ayam, siomay, batagor, nasi gurih dan aneka kue jajanan pasar. Banyak kan?
Ketupat gulai paku, lontong Medan dan lotek biasanya disajikan dengan lontong/ketupat. Sesuai dengan namanya, ketupat gulai paku menyajikan ketupat kuah gulai sayur paku (pakis) yang kental, biasanya disajikan dengan sedikit mie, telur rebus bulat dan kerupuk. Untuk lontong Medan, kuahnya lain lagi. Lontong disiram dengan sayur labuh ditambah dengan kuah tauco yang dimasak dengan potongan cabai hijau dan buncis. Rasa khas dari tauco lah yang membedakan lontong Medan dari lontong-lontong yang lain. Lain pula dengan lotek. Lontong disajikan dengan sayur-mayur (biasanya kangkung, kol, kacang panjang) yang disiram dengan bumbu kacang tanah yang ditumbuk dadakan. Beberapa penjual menambahkan kencur sehingga aromanya lebih segar. Kalau menu yang sudah terkenal di mana-mana seperti bubur ayam, siomay, batagor, mie ayam tidak usah saya terangkan lagi lah ya.
Kalau mau agak jauh sedikit, kita bisa juga mencari sarapan ke kedai-kedai kopi. Beberapa menu seperti roti bakar, mie pangsit rebus dan goreng adalah menu favorit untuk menemani kopi hitam maupun kopi susu.
Menjelang siang hari, mulai jam 10 atau jam 11 warung-warung nasi atau biasanya disebut ampera atau rumah makan di sekitaran simpang Lobak baru mulai buka. Untuk makan siang pilihan memang tidak terlalu banyak. Hampir seluruh rumah makan menyediakan masakan khas Minangkabau yang di Jawa biasanya kita sebut dengan rumah makan Padang. Menu yang disajikan hampir semua sama, harganya saja yang beda. Untuk harga beberapa ampera biasanya mencantumkan harga paket nasi dengan satu lauk contohnya ampera 9.000 atau 10.000 itu artinya dengan uang 9.000 atau 10.000 kita bisa makan nasi plus satu lauk pilihan ayam maupun ikan. Kalau masakan daging biasanya harganya agak lebih mahal sedikit. Selain ampera, ada juga beberapa warung makan yang menawarkan menu lain tapi tidak begitu banyak.
Menjelang sore, pilihan makanan mulai agak beragam. Warung-warung yang menawarkan menu-menu lain seperti sate Padang, sate ayam dan kambing Madura, mie Aceh, nasi goreng, mie goreng, pecel lele, ayam penyet, bakso, martabak Mesir, sop tunjang, martabak bangka, roti bakar Bandung, pempek, es kacang ijo dan lain-lain baru mulai buka menjelang sore. Jadi agak susah juga kalau kita kepingin bakso atau sate Padang untuk menu makan siang. Mungkin ada, tapi agak susah didapati.
Wah jadi panjang ini. Semoga nggak mengganggu yang kamu sedang puasa Arafah hari ini ya. Hihi. Syukur-syukur bisa bantuin pilih menu buat berbuka nanti.

August 31, 2017

Comments

Popular posts from this blog

11 Lagu Wajib Anak Tongkrongan Depan Gang Tahun 90'an

Pearl Jam Vs Nirvana ?

Karya Besar Vincent van Gogh