Jangan Marah

Sudah mau tidur? Oh belum. Kalau belum, bolehlah membaca sejenak ayat mengenai sebagian ciri-ciri orang bertakwa menurut Ali Imron 134:
- (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.-
Saya pernah mendengar cerita yang akan saya bagi sehubungan dengan ayat ini. Jadi begini ceritanya:
Ada seorang saudagar yang mengundang teman-temannya untuk menghadiri jamuan makan dirumahnya.
Setelah teman-temannya berkumpul, maka saatnya makanan dihidangkan. Hidangan dibawa satu persatu oleh hamba sahayanya. Namun entah karena terburu-buru, gugup atau lalai, pada saat membawa hidangan utama hamba sahaya tersebut tersandung dan jatuh hingga hidangan utama yang dia bawa tumpah didepan para tamu.
Melihat kejadian itu sang saudagar sontak berdiri dan bersiap menumpahkan kemarahan kepada hamba sahaya itu. Namun, sebelum sang tuan murka, dengan gemetar sang hamba sahaya membacakan ayat Ali Imron tadi. Sampai pada kalimat "wal kadliminal ghoidlo" (orang-orang yang menahan amarahnya), sang tuan sontak menarik nafas dalam-dalam dan menenangkan dirinya dan tidak jadi marah.
Lalu sang hamba sahaya meneruskan ayat tadi "wal 'aafiina 'aninnaas" (dan memaafkan (kesalahan) orang). Mendengar itu sang tuan lalu berkata, "baiklah saya maafkan kesalahanmu".
Sang hamba sahaya lalu meneruskan ayat tadi "wallahu yuhibbul muhsiniin" (Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan). Mendengar bagian ayat tadi sang tuan lalu berkata "baiklah, malam ini kamu saya bebaskan. Kamu bebas untuk pergi."
Begitulah ceritanya, semoga kita bisa mengambil pelajaran. Selamat beristirahat, jangan lupa berdoa.
Semoga Allah selalu memberikan perlindungan, pertolongan dan petunjuknya. Amin.

July 24, 2015

Comments

Popular posts from this blog

Karya Besar Vincent van Gogh

11 Lagu Wajib Anak Tongkrongan Depan Gang Tahun 90'an

Pearl Jam Vs Nirvana ?