PJ20 : 1990 Part 3




Akhir Juli

Eddie Vedder bergabung dengan musisi-musisi LA seperti mantan drummer RHCP/kemudian menjadi drummer Eleven: Jack Irons, Flea, Cliff Martinez, dan gitaris Dix Denney dalam sebuah perkemahan di Taman Nasional Yosemite. Diperjalanan pulang menggunakan mobil Jack Iron, Vedder mendengarkan kaset Mother Love Bone untuk pertama kalinya. 

Sebuah halaman dari catatan harian Eddie Vedder tanggal 23 Juli 1990 berbunyi sebagai berikut: “‘Move ‘em out, Rawhide’ Mentari terbit untuk menyambut kami ketika kami bergerak ke utara di atas jalan yang berangin menuju titik keberangkatan kami di Yosemite Valley. Kami tidur selama 4 jam di sebuah rumah. Ngebut sampai 70 mil per jam, Mobil Jack besar… sangat besar dan hitam. Hitam dan berdebu. Dan ada retakan di grill depan mobilnya yang berasal dari insiden sebelumnya, sehingga mobilnya terlihat senyum dengan gigi yang ompong. Saya sangat merasa aman di mobil ini.

Jack Irons: Dia perjalanan itu dia dijuluki “Si Gila Eddie” Energi itulah yang muncul di tahun-tahun awal Pearl Jam, ketika dia masih muda dan bisa melakukan semuanya kepada dirinya. Dia bersenang-senang dan sedikit nekat.

Eddie Vedder: Saya mengambil setiap tantangan yang ada. Kalau ada luncuran kebawah, saya akan meluncur lebih jauh dari itu. Saya melakukan hal-hal yang tidak biasa saya lakukan tapi saya sejak itu melakukannya. Itu merubah saya. Waktu itu ada luncuran batu yang panjang. Seorang dari Thelonious Monster and the Weirdos, Dix Denney, ada di depan saya. Dia mulai meluncur kebawah dari bagian luncuran yang rendah, dan saya sudah meluncur dengan cepat di belakang nya, jadi saya menghindarinya dengan meluncur ke kiri dan rupanya saya menuju sebuah pusaran yang besar yang bergolak. Saya kira, saya mendengar kesepuluh orang di pinggir berteriak sangat kencang melebihi suara pusaran itu sendiri dan saya tahu saya dalam bahaya. Saya akhirnya masuk ke dalam pusaran itu. Cerita berlanjut dan semua orang menahan nafas dan tidak melihat saya muncul kembali setelah sekian lama. Dan akhirnya, sekitar 9 meter di hulu, saya muncul seperti tutup botol kayu dan semua orang bertepuk tangan.

Agustus

Tanpa penyanyi tetap dan tanpa drummer, Ament, Gossard and McCready merekam demo di Reciprocal Studio Seattle, lagu-lagu yang kemudian menjadi “Alive,” “Once,” “Footsteps,” “Black,” “Breath,” “Even Flow,” “Animal,” dan “Alone.” MAtt Cameron dari Soundgarden menerima undangan Gossard untuk memainkan drum; McCready juga mengundang teman bandnya semasa di Shadow, Chris Friel untuk main di beberapa track.

Matt Cameron: Saya fikir akan perlu waktu lama bagi mereka untuk sembuh dari luka. Dan saya sangat terkejut dan benar-benar terinspirasi dengan begitu cepatnya mereka kembali bermain musik. Alih-alih terbelenggu dengan kejadian yang akan mengunci mereka dalam takdir yang buruk, mereka mengambil inspirasi dari itu, walaupun itu suatu inspirasi yang lebih gelap. Mereka pastinya tetap membuat musik dan pada akhirnya, ketika saya mulai bermain musik dengan mereka: untuk semua lagu yang ditulis Stone setelah kematian Andy. Saya begitu terkejut dengan bagaimana musik mereka berbeda dengan Mother Love Bone. Musik mereka lebih mempunyai getaran emosi. Stone menulis susunan chord itu besar-besar, hampir sebesar dinding, seperti “G-B-E-D.” begitu, sehingga kita tahu berada dimana. Jeff dan saya selalu memberi Stone perhatian tentang susunan chord ini.

Dalam sebuah perjalanan ke Los Angeles, Ament dan Gossard memberikan kaset yang berisi 5 lagu yang baru selesai direkam kepada Jack iron, yang gaya bermain drumnya telah mereka kagumi sejak lama, dengan harapan Jack Iron akan bergabung dengan band mereka yang baru dibentuk.

Jeff Ament: Stone dan saya memutuskan untuk membantu mempromosikan rekaman Mother Love Bone begitu albumnya keluar dan itu sepertinya merupakan sebuah proses yang membutuhkan kerja keras karena kamu berada di LA., bertemu pers dan membicarakan Andy. Semua orang ingin tahu apa yang terjadi dan bagaimana Andy bisa meninggal.

Tapi, pada waktu itu Stone sudah menulis beberapa lagu tersebut, dan kami mempunyai ide untuk tetap mencoba membuat musik. Jadi kami mencari drummer dan kita juga mencari vokalis. Jack iron, yang pernah bermain dengan RHCP adalah drummer idola kita. Dan kita sampai pada ide untuk mencoba menyodorkan sebuah band di sekitarnya. Kita pergi keluar dan main basket dengan Jack dan John dan Dix Kenney dari band the Weirdos. Flea dan bahkan mungkin Anthony Kiedis ada disana. Di akhir pekan itu kami bilang pada Jack. “Well, kalau kamu tidak tertarik, mungkin kamu punya kenalan drummer lainnya atau vokalis lainnya. 

Jack Irons: istri saya dan saya telah memutuskan untuk mempunyai anak. Pada waktu itu bertepatan dengan kehamilan istri saya, dan saya sedang tidak punya uang. Saya ditawari untuk tour dengan Redd Kross, yang mau membayar saya seribu dollar seminggu selama sembilan minggu. Itu adalah sembilan ribu dollar lebih banyak dari apa yang saya punya, jadi saya berkata “Okay, itulah yang akan saya lakukan” Sekarang, sekitar waktu itu lah Stone dan Jeff menghubungi saya. Mereka tinggal di sebuah hotel di Los Angeles dan bertanya apakah saya bisa mengunjungi mereka. Saya tidak begitu mengenal Mother Love Bone. Saya ini orang L.A dan mereka orang Seattle. Itu sebelum semuanya meledak dan Seattle sound menjadi terkenal di seluruh dunia. Mereka berkata, “Apakah kamu mau membuat band bersama kami?” dan saya jawab, “Saya tidak bisa.” Mereka tertarik pada saya dari sudut pandang bahwa saya pernah bermain dengan Chilli Peppers. Saya fikir itulah yang membawa mereka kepada saya. Stone berkata, “Baiklah, kami mempunyai kaset demo. Silahkan dengarkan saja dulu, dan jika kamu mengenal seorang vocalis, tolong berikan demo ini padanya. 

Mid-September

Ketika berada di Los Angeles untuk menghadiri konvensi musik rock yang diadakan Concrete Foundation, Ament dan Gossard mengundang Vedder ke kamar mereka di Hyatt Regency Hotel untuk sebuah pertemuan singkat, itu setelah mereka diberitahu Jack kalau-kalau dia cocok untuk proyek baru mereka. Datang dari San Diego, Vedder datang ke hotel setelah sebelumnya mampir ke rumah Jack di Los Angeles. Sampai hari ini, tidak seorang pun mengingat apakah Vedder sudah menerima demo instrumental itu atau apakah Iron memberikan demo itu kepada Vedder setelahnya, sebelum pergi tour dengan Redd Kross. 

Jeff Ament: Mungkin saja dia sudah mendapatkan kaset itu tapi belum sempat mendengarkan nya.

Eddie Vedder: Mungkin saya sudah mengirim kaset itu dengan vokal saya dan mereka belum mendengarkan nya. Cuma itu yang bisa saya ingat.

Stone Gossard: Ed datang, dan kami saling menyapa. Tapi apakah itu sebelum kami memberinya kaset itu atau setelah dia memberi kami kaset untuk didengar? Yang saya tahu, Jeff dan saya memang bertemu dengan dia sebelum dia datang ke Seattle.

Eddie Vedder: Satu hal yang saya ingat sekali saya katakan di pertemuan di hotel itu adalah, saya selalu ingin berada dalam band yang beranggotakan 3 orang atau empat orang. Didalam band yang beranggotakan lima orang akan sangat susah untuk mengingat nama semua orang. Rasanya memalukan mengingat itu lagi, tapi saya katakan pada saat itu, “Tidak mungkin saya bisa memainkan bagian melodi, tapi kalau saja anggotanya jadi empat orang, saya bisa belajar bagian ritem kalau Stone mau main bagian melodi.” Pada intinya, saya menyarankan untuk menyingkirkan Mike McCready, walaupun, tentu saja saya tidak mengenal dia dan melihat bagaimana dia bermain. Saya berkata, “Secara pribadi saya selalu suka band yang beranggotakan empat orang” saya tidak menyadari kalau saya melecehkan Mother Love Bone dan juga band baru mereka. [Tertawa] Mungkin mereka saat itu berfikir, “ugh. Siapa sih orang tolol ini?” Maaf, Mikey!

Photos are taken from Pearl Jam Twenty Book/Words are the translation of Pearl Jam Twenty Book/ copyrights belong to the author of the book. 

Comments

Popular posts from this blog

Karya Besar Vincent van Gogh

11 Lagu Wajib Anak Tongkrongan Depan Gang Tahun 90'an

Pearl Jam Vs Nirvana ?